Cara Mudah Belajar Pengurangan Bersusun untuk Kelas 2 SD

Featured image for Cara Mudah Belajar Pengurangan Bersusun untuk Kelas 2 SD — Uncategorized

Short Answer

Pengurangan bersusun adalah cara sistematis menghitung selisih dua bilangan besar. Pelajaran ini akan memandu siswa kelas 2 memahami konsep pengurangan dengan teknik menyimpan dan meminjam (atau dalam konteks sederhana, mengurangi satuan dan puluhan).

Pengertian dan Konsep Dasar

Anak-anak, hari ini kita akan belajar cara menyelesaikan pengurangan bersusun. Pengurangan adalah operasi matematika yang digunakan untuk mencari tahu sisa atau selisih antara dua bilangan. Bayangkan kamu punya 15 buah kelereng, lalu temanmu mengambil 7 kelereng. Berapakah sisa kelerengmu? Nah, itu namanya pengurangan: 15 dikurangi 7.

Apa itu Bersusun? Pengurangan bersusun (atau vertikal) artinya kita menulis angka-angka tersebut dalam bentuk susunan kolom, seperti menyusun menara balok. Ini sangat membantu agar nilai tempat setiap angka (satuan dan puluhan) tidak tertukar saat menghitung.

Prinsip Utama: Saat kita mengurangi bilangan, kita harus selalu mulai dari nilai tempat yang paling kanan (nilai satuan) terlebih dahulu. Setelah selesai dengan satuan, barulah pindah ke kiri (nilai puluhan), dan seterusnya.

Rumus Utama

Secara konsep, pengurangan bersusun tidak memiliki rumus aljabar yang rumit seperti perkalian atau pembagian. Rumusnya adalah prosedur langkah-langkah:

  1. Susun bilangan yang akan dikurangi (Minuend) dan pengurang (Subtrahend) secara vertikal, memastikan nilai satuan sejajar dengan satuan, dan puluhan sejajar dengan puluhan.
  2. Hitung selisih pada kolom satuan terlebih dahulu.
  3. Jika hasil hitungan satuan kurang dari angka di atasnya, kita ‘meminjam’ 1 dari nilai tempat yang di sebelah kirinya (puluhan). Nilai 1 puluhan itu sama dengan 10 satuan.
  4. Lanjutkan perhitungan ke kolom puluhan menggunakan hasil pinjaman tersebut.

Contoh Simbol:

  •  Minuend (Bilangan Awal): Angka yang lebih besar (misal, 34).
  •  Subtrahend (Pengurang): Angka yang dikurangi (misal, 12).
  •  – : Simbol pengurangan.
  •  Selisih: Hasil akhir dari operasi pengurangan.

Syarat Penggunaan: Hanya digunakan untuk mengurangi dua bilangan bulat positif.

Langkah Penyelesaian

Mari kita jelaskan langkah demi langkah agar mudah diingat:

  1. Susun Angka: Tulis bilangan di atas dan bilangan yang akan dikurangi di bawahnya. Pastikan satuan lurus dengan satuan, puluhan lurus dengan puluhan.
  2. Langkah Satuan (Kolom Paling Kanan): Kurangi angka satuan di baris atas dengan angka satuan di baris bawah. Catat hasilnya. Jika angkanya tidak bisa dikurang (misalnya 2 – 5), kita harus ‘meminjam’ dari nilai puluhan (lihat poin berikutnya).
  3. Langkah Puluhan (Kolom Berikutnya): Lanjutkan pengurangan pada kolom puluhan, ingatlah hasil pinjaman tadi. Catat hasilnya di depannya.
  4. Jawaban Akhir: Gabungkan semua hasil hitungan satuan dan puluhan untuk mendapatkan selisih yang benar.

(Jika ada meminjam) Ketika kita ‘meminjam’ 1 dari nilai puluhan, angka puluhan berkurang 1, dan angka satuan bertambah 10. Ini kuncinya!

Contoh Soal dan Pembahasan

Contoh Soal 1 (Dasar – Tanpa Meminjam):

Soalnya adalah menghitung selisih dari 58 dikurangi 34.

Diketahui: Minuend = 58, Subtrahend = 34. Ditanyakan: Sisa kelereng (Selisih).

Langkah Penyelesaian:

  1. Susun bersusun:
      5 8n - 3 4n -----
  2. Kurangi Satuan (8 – 4): Hasilnya adalah 4.
  3. Kurangi Puluhan (5 – 3): Hasilnya adalah 2.
  4. Jawaban: Jadi, selisih dari 58 dikurangi 34 adalah 24.

Contoh Soal 2 (Penerapan – Dengan Meminjam):

Soalnya adalah Ibu memiliki 63 butir telur. Sebanyak 29 butir telur pecah. Berapa sisa telur Ibu?

Diketahui: Minuend = 63, Subtrahend = 29. Ditanyakan: Sisa telur (Selisih).

Langkah Penyelesaian:

  1. Susun bersusun:
      6 ³cancel{3}n - 2 9n -------
  2. Kurangi Satuan (3 – 9): Tidak bisa! Kita ‘meminjam’ 1 dari puluhan. Angka 6 menjadi 5, dan angka 3 ditambah 10 menjadi 13. Hitung: 13 – 9 = 4.
  3. Kurangi Puluhan (5 – 2): Hasilnya adalah 3.
  4. Jawaban: Jadi, sisa telur Ibu adalah 34 butir.

Kesalahan Umum

1. Kesalahan Menukar Nilai Tempat (Misalnya): Siswa sering menghitung puluhan – satuan atau sebaliknya. Perbaikan: Ingat, selalu mulai dari yang paling kanan (satuan) dulu! Selalu selesaikan kolom satu per satu dari kanan ke kiri.

2. Lupa Melakukan Pinjaman (atau Melewatkan Langkah): Terutama saat menghitung 3 – 9. Siswa langsung menyatakan bahwa 3 kurang dari 9 dan berhenti. Perbaikan: Ketika angka atas lebih kecil, harus pinjam dulu! Ingat, meminjam adalah membuat angkanya lebih besar (misal 13) agar bisa dikurangi.

3. Salah Menyusun Kolom: Menulis 6 dan 2 pada kolom yang berbeda saat mengurangi dengan bilangan lain. Perbaikan: Selalu buat garis bantu atau atur pensil Anda secara vertikal untuk memastikan semua nilai tempat sejajar (satuan di bawah satuan, puluhan di bawah puluhan).

Ringkasan

1. Konsep Dasar: Pengurangan mencari selisih atau sisa jumlah antara dua bilangan.

2. Teknik Bersusun: Menulis angka disusun vertikal dari yang besar ke yang kecil (atau sesuai nilai tempat).

3. Urutan Hitung: Selalu mulai hitungan dari kolom paling kanan (Satuan) terlebih dahulu.

4. Kunci Meminjam: Jika angkanya tidak cukup, pinjam 1 dari kolom di sebelah kiri. Nilai yang dipinjam menjadi 10.

5. Fokus: Perhatikan nilai tempat! Satuan harus hanya dikurangi satuan, puluhan hanya dikurangi puluhan.

Latihan dan Kunci Jawaban

  1. Hitunglah selisih 75 – 31.
  2. Tentukan hasil pengurangan 94 – 57 menggunakan cara bersusun.
  3. Berapa sisa uang jika awalnya ada Rp82,00 dan dibelanjakan Rp46,00? (Anggap ini soal uang).

Kunci Jawaban:

  • Soal 1: 75 – 31 = 44.
  • Soal 2: 94 – 57 = 37. (Pembahasan: Pinjam 1 dari 9, menjadi 8. Satuan: 14-7=7. Puluhan: 8-5=3).
  • Soal 3: Rp82,00 – Rp46,00 = Rp36,00. (Pembahasan: Pinjam 1 dari 8, menjadi 7. Satuan: 12-6=6. Puluhan: 7-4=3).

FAQ

Apa itu pengurangan bersusun?

Pengurangan bersusun adalah cara menulis angka secara vertikal (bertumpuk) agar nilai tempatnya sejajar, memudahkan perhitungan selisih.

Kapan saya harus 'meminjam'?

Anda harus meminjam ketika angka di kolom atas lebih kecil dari angka di kolom bawah (misalnya 3 - 7). Pinjaman itu berasal dari nilai puluhan yang di sebelahnya.

Bagaimana cara mengingat urutannya?

Selalu ingat: Mulai dari paling kanan (Satuan) dulu, baru pindah ke kiri (Puluhan), dan seterusnya. Jangan pernah keliru order hitungan.

References

  1. Kurikulum Matematika Kelas 2 SD Kementerian Pendidikan Indonesia
  2. Buku Latihan Soal Matematika Dasar untuk Anak-Anak
  3. Modul Pembelajaran Konsep Bilangan Hingga Ratusan

Related Terms

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *